Jembatan Siti Nurbaya, Padang, SumBar

31 10 2007

Selain sebagai cerita rakyat yang melegenda, Siti Nurbaya juga diabadikan sebagai nama salah satu jembatan yang terdapat di kota Padang. Jembatan ini menghubungkan daerah Muaro dengan Kampung seberang padang. Jembatan ini tepatnya berada di daerah kota tua nya Padang.

jembatan siti nurbaya1

jembatan siti nurbaya2

Yang unik dari jembatan ini, di kiri kanan jembatan disediakan akses untuk pejalan kaki dan lampunya jika diperhatikan membentuk kombinasi rumah gadang. Dan jembatan ini akan terlihat lebih cantik di malam hari, dimana lampu-lampu tersebut akan berbentuk rumah bagonjong/rumah gadang ciri khas bangunan di Sumatera Barat khususnya ranah minang.

jembatan siti nurbaya4

Konon kabarnya, di bukit yang kelihatan diatas yang disebut bukit gunung padang, disanalah Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri dikubur, dan mungkin diakrenakan itu juga jembatan ini dinamakan jembatan siti nurbaya, karena menuju bukit dimana ada kuburan siti nurbaya.

Dan dari atas Jembatan pada siang hari kita bisa melihat pemandangan Bukit Gunung Padang dan sorenya juga bisa melihat sunset dan dibelakangnya kita bisa melihat pemandangan kota tuanya Padang, kota jaman kolonial Belanda serta kapal-kapal nelayan yang merapat. Dan pad amalam hari kita bisa duduk-duduk sambil makan jagung bakar diatasnya. Hmm tidak usah takut tidak bisa jalan kaki ditasnya, jalur pedagang dan jalur pejalan kaki telah disediain.

jembatan siti nurbaya3

O iya, di awal jembatan bisa ditemukan tempat penjualan oleh-oleh khas minangkabau seperti keripik balado/sanjai, dakak-dakak, rendang, dll yang terkenal yaitu Christine Hakim dan Nipah.


Tindakan

Information

10 tanggapan ke “Jembatan Siti Nurbaya, Padang, SumBar”

31 10 2007
STR (11:16:39) :

alamak! itu jembatan pasti bagus bener kalo malem2… wohoho. ente udah liat sendiri kuburannya siti nurbaya?? btw, ente ini posisi di mana sebetulnya? andalas atau borneo?

1 11 2007
areta (14:52:13) :

duh…
kalo ngebanyangin malem2 nongkrong berdua di sana sama yayang…
diteduhi cahaya lampu…
sambil liat pemandangan..
hummmm…..

3 11 2007
mina (16:57:00) :

Padang memang indah :) tapi saya belum pernah berkunjung ke jembatan Sini Nurbaya. mana foto jembatannya kalau malam? Kripik balado dan sanjay enaaaak…

5 11 2007
GWnya (00:16:44) :

@STR:gw di borneo coy..

@areta : hmm..mantab

@mina : sorry..gw belum nemu euy..n gk sempat foto

21 02 2008
herifiyanto (22:32:21) :

kota padang dimana riwayatmu kini yg dulu terkenal dengan kota paling bersig se indonesia (mana kata2 rancak bana yagng sesungguhnya)

>>>>iya…terakhir gw ke Padang gw sangat kasihan euy…kayak sudah kurang terawat…dan tidak ada perkembangan saat ini..ayo PEMKOT bangun PADANG menjadi lebih baik lagi

8 03 2008
diantha (00:20:32) :

kalau malam diatas jembatan sepanjang trotoarnya penuh vendor jagung bakar, pisang bakar, roti bakar dan snack2 laennya.
sayang sebenarnya, karena tidak ada pengaturan, jadi bagi yang ingin menikmati pemandangan malam diatas jembatan, seperti “dipaksa” untuk membeli di warung2 tsb.

salam dr blogger Padang :)

>>>>o iy bener juga…tp yg bikin unik itu jembatan ya itu

4 04 2008
vovy (16:14:48) :

walau aku tidak prnh kesana,,,,tapi aku cm bisa ngebayangin aja betapa indah ciptaan Tuhan,,,,pokoke bagus bangeeeeet….trus andai aku bisa kesana….aku ditemani m org2 deket aku….yach betapa indah lagi dunia ini…..he…he…lam kenal m yg punye blog ini….!!!!

>>>>yup..disana sangat romantis…palagi malem2…tp sayang gk bisa sunyi senyap..krn bnyk jualan jagung bakar….:)….

17 07 2008
c-gate (17:40:55) :

Subhanallah..what a beautifull place to be!!! wish i was there at this time to see n enjoy all ‘f those beautifully awesome view!!! thank You God..You had created such a lovely place like it in Our Beloved Country..INDONESIA!!! Say Hay to all ‘f You In Padang From Me..JOGJA BOY :-)

>>>>‘Siti Nurbaya’ always wait 4 u again n again…wekekeke..:)

1 08 2008
Andre (14:18:34) :

Gw pernah kesana..
duduk di atas jembatan sambil mkn Pisang bakar sama Istri dan adik ipar gw…………..wah asyik deh..
dan rasanya pengen kesana lagi sama Istri gw…

25 08 2008
mahmud arifien (21:07:44) :

Paling dalam kenangan terhadap jembatan ini adalah saya….. tahun 1995 bulan juli saya mulai membongkar pom bensin jalan nipah, mulai saat itu hidup saya diisi dengan hari-hari memancang tiang pondasi, menggali dasar abutment jembatan, merangkai besi abutment dan pilar, menyiapkan konstruksi bentang tepi… hampir tiga tahun saya berkutat di batang arau tersebut… bahkan saya bertemu istri saya yang sekarang ini pun waktu saya masih mengerjakan oprit jembatan sisi jalan Nipah di depan kacang tojin.
Tahun 1998 sebelum jembatan tersebut selesai saya pindah ke pekanbaru karena ada penugasan ke proyek lain dari kantor….. kalau melihat atau mengunjungi jembatan itu kenangan saya melayang kembali ke masa 13 tahun yang lalu…… semoga pemprov Sumbar bisa memanfaatkan jembatan tersebut sesuai tujuan semula yaitu menghubungkan Kota Padang (Muaro) dengan Pantai air manis dan Pelabuhan Teluk Bayur…sehingga betul-betul menjadi jembatan yang fungsional (untuk kawan-kawan saya P. Tahrin alm, Pak Albon, Budi, Rahman, P Willy, Aliman…. we are the best team)

Tinggalkan komentar

Anda dapat gunakan tag ini : <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>