Wisata langsung kedalam Kandang, Taman Safari

1 02 2009

Taman Safari berupa wisata kebun binatang, tetapi berbeda dengan kebun binatang kebanyakan, di Taman Safari kita bisa langsung melihat binatangnya kedalam kandang tidak melihat dari luar kandang termasuk untuk binatang buas seperti harimau, singa, beruang maupun buaya.

safari2

Taman Safari di Indonesia sebenarnya sudah ada dua yaitu yang pertama adalah di Cisarua, Puncak, Jawa Barat dan yang terbaru adalah di Jawa Timur. Kali ini gw baru punya waktu mengunjungi Taman Safari di Cisarua yang merupakan tertua kita sebuat TSI 1. Di TSI 1 ini koleksi binatangnya cukup lengkap baik itu yang asli Indonesia maupun binantang dari Afrika yang bisa ditemui di African Parknya.

safari1

Untuk berkunjung kedalam kandang tersebut disebut juga Safari Park kita telah diarahkan ketika masuk setelah bayar bea masuk 60rb untuk dewasa ke kandang-kandangya yang berada di lembah-lembah bukit di kawasan TSI1 ini. Tadinya kawasan ini merupakan kebun teh yang sudah tidak produktif lagi. Selama megelilingi kandang kita bisa memberi makan binatang-binatang tersebut dengan sayuran yang bisa dibeli sebelum memasuki gerbang masuk TSI ini. O iya, kecuali untuk binatang buas cukup pawangnya saja yang memberi makan.

Selain menikmati atraksi binatang didalam kandangnya, kita juga bisa keliling TSI dengan naik Gajah ataupun keliling dengan mobil safari sendiri dan tentunya dengan guide yang bisa menjelaskan asal usul binatangnya terutama ke anak-anak.

safari3

Bosan dengan hanya masuk ke kandang-kandang doank, kita juga bisa menikmati atraksi lain seperti taman hiburan lainnya mulai dari atraksi burung-burung, go kart, boom boom car, kora-kora, rollercoaster, komedi putar, kincir raksasa, ataupun rumah hantu dan tentunya juga ada circus. Dan yang tidak boleh dilewatkan adalah atraksi di panggung hewan-hewan berupa pementasan drama dari hewan2, baby zoo yang kita bisa foto bareng anak harimau, orang utan maupun burung. Dan tidak lama lagi kawasan TSI juga akan dilengkapi dengan waterbom.

safari5

Dan jika masih bosan disana juga masih ada wisata alam seperti air terjun, outbound camp dan trekking. Dan jika masih belum puas disiang hari kita juga bisa mencoba Safari Malam untuk melihat aktifitas binatang di malam hari, dan penginapan juga ada yang unik yaotu di caravan.

safari4

Untuk mencapai TSI 1 ini sangatlah mudah, cukup jalan ke jalan poros puncak yang kira-kira 11 km dari gerbang tol Ciawi-Jagorawi jadi sekitar 1jam’an dari Jakarta, dan jika sedang weekend harap berangkat lebih pagi untuk antisipasi macet. Dan karena berhawa dingin dans ering hujan jadi kudu bawa jaket dan payung untuk persediaan dan sebaiknya juga bawa mobil pribadi. Dan peta yang dikasih di pintu gerbang jangan ditinggal di mobil biar gak kesasar karena area TSI 1 ini sangat luas banget.





Masjid ber’Kubah Emas’, Depok

27 01 2009

Rasa penasaran gw belakangan ini tentang sebuahmasjid telah terjawab sudah. Yup, akhir-akhir ini gw sangat penasaran dengan namanya masjid yang berkubah emas.

emas1

Masjid ini nama aslinya Masjid Dian Al Mahri bukan masjid kubah emas seperti yang dikenal saat ini. Masjid ini berada di kec Limo di jalur antara Depok ke Cinere. Masjid ini sangat mudah dijangkau karena berada di pinggir jalan. Dengan kubahnya yang berwarna kuning dan dilapisi emas asli ini memang sangat mencolok dari pinggir jalan. Kubahnya saja terdiri dari 1 buah kubah gede dan 4 kubah kecil yang masing-masing kubah tersebut dilapisi emas yang konon tebalnya 2-3mm dan juga dilengkapi 6 menara yang juga dilapisi emas 24 karat.

emas2

MAsjid ini tidak hanya sebagai rumah ibadah bagi umat Islam, tetapi juga dijadikan sebagai obyek wisata, dimana kita bisa mengagumi masjid yang dibangun oleh pengusaha wanita asal Banten sambil beribadah. Sehingga areal masjid yang sangat luas ini disediakan areal parkir yang luas serta taman-taman yang bagus dan ada petugas di masing-masing titik keramaian.

Belum cukup rasa kagum kita melihat kemegahan masjidnya di luar, di bagian dalam lebih megah lagi dengan ukir2an bergaya timur tengah dapat dijumpai berupa kaligrafi-kaligrafi. Dan tentunya lampu hiasnya yang konon beratnya sampai 6 ton yang didatangkan dari Italia.

Dan untuk mencapai masjid ini juga sangat gampang dari Jakarta bisa dari Arah Cinere maupun dari arah Depok ataupun Bogor-Sawangan.