Bandung sbg kota 2 pilihan

19 07 2008

photo from : http://www.wikimu.com/news/displaynews.aspx?id=2286

Bandung? Siapa sich yang gak kenal dengan nama kota ini. Kota yang dikenal sebagai Parisnya pulau Jawa atau istilah kerennya Paris van Java hanya sebuah ibukota provinsi dari Jawa Barat. Tetapi kota ini tidak hanya terkenal dengan sebutan itu saja. Kota yang landmarknya berupa gedung sate (sbh ged pemerintahan tepatnya kntr gubernur yang diatapnya ada penangkal petir seperti tusuk sate) ini memang sudah terkenal seantero dunia baik sebelum merdeka maupun setelah merdeka (walah…). Saat ini landmark kota bergeser ke jembatan pasupati, jembatan layang antara jalan pasteur sampai surapati yang bertujuan untuk mengatasi kemacetan di jalan-jalan Cihampelas, Sukajadi, Ir Juanda (Dago) serta Surapati sendiri dan tentunya pasteur.

Kenapa macet?…Nach cerita ini akan berlanjut dengan sebutan gw sebagai kota bandung sebagai kota diantara 2 pilihan. Terutama untuk para pelajar atau mahasiswa …

Kenapa 2 pilihan?…Karena kalau salah memilih kita akan terjebak dengan pilihan kita tersebut apalagi untuk pelajar dan mahasiswa ….

Pilihan pertama …..

Bandung merupakan surga pendidikan bagi pelajar dan mahasiswa. Kenapa?…Siapa sich tidak kenal dengan ITB atau UNPAD yang merupakan PTN favorit bagi semua pelajar-pelajar di Indonesia dan akan menjadi pilhan pertama mereka ketika akan melanjutkan kuliah. Dan siapa lagi yang tidak kenal dengan UNPAR yg terkenal dengan salah satu PTS termahal di Bandung yang mempunyai jurusan Arsitektur yang konon katanya sebagai terbaik di Indonesia dan begitu pula dengan Maranatha yang tekenal dengan jurusan kedokterannya, dan juga STTELKOM sebuah sekolah tinggi yang belakangan terkenal akan menghasilkan tenaga telekomunikasi yang handal di Indonesia serta dengan STPDN salah satu sekolah yang akan mencetak calon pemimpin daerah - pemimpin daerah.

Terus ada beberapa sekolah menengah yang sangat terkenal juga dan menjadi favorit bagi mereka pelajar2 daerah yang bermimpi pengen masuk ke PTN2 favorit diatas karena konon kabarnya mereka cukup pindah kelas ke PTN-PTN favorit tersebut. SMU 3 dan SMU 5 Bandung?….Dan Bandung sendiri hawanya yang dingin sangat mendukung untuk kita belajar.

Pilihan kedua

Bandung yang terkenal dengan Parisnya ini memang sampai saat ini menjadi pusat mode di Indonesia (kali..gw kagak ngerti ..)…Bandung dalam 10 thn belakangan sudah terkenal dengan kota FO (Factory Outlet) yang dimana-mana ada FO, berupa rumah jaman baheula yang disulap menjadi toko yang menjual pakaian-pakaian eks eksport katanya dengan harga miring tentunya. Sepanjang jalan Riau/Martadinata, Ir juanda/Dago, Otten(sudah mulai hilang) dan Setiabudi ataupun Cihampelas yang telah bertahan sejak lama yang merupakan surga bagi mereka yang hobi belanja. Batagor, Siomay, Nasi Timbel, Peuyeum hanya segelintir makanan yan wajib dicari, selain mengunjungi cafe-cafe dengan arsitektur yang sangat unik di setiap pojok kota. Dan Bandung juga terkenal dengan sumber datangnya band-band yang berkualitas Peterpan, Java Jive, Nidji, GIGI, Mocca, /RIF sehingga Bandung juga dijadikan kota loncatan untuk menuju sukses.

Dan yang tidak kalah terkenal adalah cewek-cewek Bandung yang terkenal dengan kecantikannya atau istilahnya geulis dan masih inget apa kata teman gw dari 10 cewek yang dilihat hanya 1 yang gak (maksudnya kurang cakep…)…Yup cewek Bandung terkenal sebagai pesolek baik itu hanya ke pasar atau warung bedak n lipstik itu pasti ada, sehingga cewek-cewek Bandung itu modis-modis sehingga enak dipandang.

Nach….jadi kenapa gw bilang 2 pilihan karena kita bisa memilih apakah kita itu akan serius untuk belajar atau kita akan serius untuk main-main karena semuanya itu ada di Bandung.





‘Golden Gate’nya Banjarmasin

13 06 2008

Kita semua pasti sudah kenal jembatan yang panjang yang berwarna merah yang sering menjadi tema-tema wallpaper di kalender-kalender tahunan. Jembatan yang berada di San Fransisco, USA sono itu terkenal banget sebagai pintu gerbang San Fransisco. Yup Golden Gate. Nach di Kalimantan juga ada juga jembatan yang gak kalah sama jembatan yang di daratan Amrik sono.

Jemb Barito dari sisi barat

Nach, di Kalimantan tepatnya di prov Kalimantan Selatan ada jembatan yang meng-adopt jembatan seperti di San Fransisco tersebut, yaitu jembatan Barito. Jembatan ini dibangun semasa orde baru ketika presiden Soeharto berkuasa dan diresmikan di tahun 1997 oleh Presiden Soeharto juga. Kebanyakan orang mengenal bahwa jembatan ini berada atau tepatnya membelah kota Banjarmasin, tetapi sayang tidak, karena jembatan ini berada di luar kota Banjarmasin, tepatnya di Kabupaten Barito Kuala, salah satu kabupaten di prov Kalsel yang berbatasan langsung dengan kota Banjarmasin.

Barito di kala sunset

Jembatan ini berada diatas sungai Barito yang lebarnya +/- 800m sehingga dinamai jembatan Barito. Jembatan ini panjangnya melebihi 1km yaitu 1km lebih 82 meter. Dan dibawah jembatannya juga terdapat sebuah pulau kecil, Pulau Bakut.

Jika kita berkendara dari kota Palangkaraya menuju Bajarmasin, jembatan ini merupakan jembatan panjang ke-4 yang kita temui yang menyebarangi sungai. Di jembatan ini sangat cocok untuk menikmati sunset di kala sore, apalagi disediakan sebuah taman yang berada disisi timurnya, tapi sayang tamannya sudah tidak terawat. Dan dari atas jembatan yang lebarnya hanya 15 meter ini kita juga bisa melihat kapal-kapal tongkang pembawa batubara yang akan ke kota Banjarmasin dari tambang2nya yang berada di hilir sungai Barito.

So jika sempat berkunjung ke kota Banjarmasin, jangan lupa mengunjungi jembatan ini yang bisa ditempuh hanya 15menit dari pusat kota. Atau jika sempat ke kota Palangkaraya bisa juga menggunakan alternatif jalur ini untuk jalur pulang dengan jalur darat dan selanjutnya melanjutkan perjalanan ke kota lain via bandara di Banjarmasin dengan selama perjalanan akan menikmati betapa banyaknya jembatan yang panjang-panjang di Kalimantan. Hayo ada yang tau gak berapa buah jembatan panjang yang lebih dari 500m sepanjang perjalanan PLK-BJM?……





Jembatan Siti Nurbaya, Padang, SumBar

31 10 2007

Selain sebagai cerita rakyat yang melegenda, Siti Nurbaya juga diabadikan sebagai nama salah satu jembatan yang terdapat di kota Padang. Jembatan ini menghubungkan daerah Muaro dengan Kampung seberang padang. Jembatan ini tepatnya berada di daerah kota tua nya Padang.

jembatan siti nurbaya1

jembatan siti nurbaya2

Yang unik dari jembatan ini, di kiri kanan jembatan disediakan akses untuk pejalan kaki dan lampunya jika diperhatikan membentuk kombinasi rumah gadang. Dan jembatan ini akan terlihat lebih cantik di malam hari, dimana lampu-lampu tersebut akan berbentuk rumah bagonjong/rumah gadang ciri khas bangunan di Sumatera Barat khususnya ranah minang.

jembatan siti nurbaya4

Konon kabarnya, di bukit yang kelihatan diatas yang disebut bukit gunung padang, disanalah Siti Nurbaya dan Syamsul Bahri dikubur, dan mungkin diakrenakan itu juga jembatan ini dinamakan jembatan siti nurbaya, karena menuju bukit dimana ada kuburan siti nurbaya.

Dan dari atas Jembatan pada siang hari kita bisa melihat pemandangan Bukit Gunung Padang dan sorenya juga bisa melihat sunset dan dibelakangnya kita bisa melihat pemandangan kota tuanya Padang, kota jaman kolonial Belanda serta kapal-kapal nelayan yang merapat. Dan pad amalam hari kita bisa duduk-duduk sambil makan jagung bakar diatasnya. Hmm tidak usah takut tidak bisa jalan kaki ditasnya, jalur pedagang dan jalur pejalan kaki telah disediain.

jembatan siti nurbaya3

O iya, di awal jembatan bisa ditemukan tempat penjualan oleh-oleh khas minangkabau seperti keripik balado/sanjai, dakak-dakak, rendang, dll yang terkenal yaitu Christine Hakim dan Nipah.