Bandara Selaparang, Lombok

7 10 2008

Dengan kode AMI berarti kita menuju/telah dari bandara di Pulau Lombok. Mungkin AMI lebih kurang singkatan dari AMpenan Indonesia..(sorry ini asal)…Kenapa Ampenan ? Karena bandara Selaparang ini berada di kecamatan Ampenan di kota Mataram, ibukotanya NTB yang berada di pulau Lombok. Dan namanya Selaparang? GW juga gak tau kenapa disebut Selaparang, biasanya sich nama pahlawan lokal sana….andara ini berasitektur bergaya rumah adat suku Sasak dengan ciri khas atap yang bersegi.

Bandara Selaparang ini berada tidak begitu jauh dari kota Mataramnya kurang lebih 15 menit ke kotanya. Bandara ini melayani penerbangan domestik ke Jakarta, Denpasar(Bali) serta Surabaya dan ke kota kecil lain di NTB, pulau Sumbawanya. Bandara ini berada di tengah-tengah perkampungan penduduk dan dikelilingi sawah-sawah penduduk seperti terlihat di gambar atas. Bandara ini juga melayani rute internasional ke Singapura. Adapun airline yang melayani rute kesini seperti Garuda, Lion, Batavia, Merpati serta pesawat charter dan Silk Air ke Singapura.

Dan untuk kondisi saat ini menurut gw bandaranya sudah tidak layak lagi dengan jumlah penumpang yang ada, karena bandaranya masih kecil dan kemungkinan permintaan penerbangan dengan request tujuan ke Lombok sudah sangat banyak terbukti dengan seat-seat dari airlines yang terisi hampir penuh terus dan dengan rates yang juga tidak sangat bersaing alias mahal.

Dan ternyata ini tidak hayalan gw semata klo nantinya Lombok bakal punya bandara yang layak untuk menampung penumpang yang membludak serta dengan desain yang bagus tentunya. Saat ini pemrov sana lagi membangun bandara baru yang akan melayani banyak rute internasional dan lokasinya juga akan berada jauh dari bandara saat ini dan tentunya juga jauh dari kota Mataram, tapi tenang lokasinya berada di tengah-tengah pulau Lombok sehingga akan memudahkan bagi wisatawan-wisatawan menuju ke lokasi-lokasi favorit di Lombok yang memang menyebar. O iya, nantinya bandara ini akan mempunyai nama Bandara Internasional Lombok….Sip dach dengan bandara baru ini gw berharap Lombok bisa mengimbangi laju wisatawan ke Indonesia sehingga turis-turis luar tidak hanya mengenal Bali. Dan Lombok beneran bisa menjadi Bali keduanya Indonesia.





Oleh-oleh dari Lombok

3 10 2008

Setelah puas keliling-keliling pulaunya dan gili-gilinya, tidak puas rasanya kalau belum nemu buah tangan yang anech-anech dari pulau ini. Yang pasti oleh-oleh ini pastinya harus bener-bener khas dan tidak bisa atau di tempat lain tidak ada.

Antara lain :

1. Tenun khas suku Sasak.

Untuk tenunan ini agar mendapat yang murah dan berkualitas tinggi kudu datang ke lokasi membuatnya yaitu ke kampung-kampung suku Sasak yang disana ada suatu kampung yang disubsidi pemerintah untuk membuat tenunan tangan ke ibu-ibunya. Ataupun bisa juga di Sasak Village.

2. Tembikar dan kerajinan dari tanah liat

DAn jika ikut travel agent kita akan bisa mencoba membuat tembikar sendiri

3. Mutiara

Mutiara disini juga ada 2 macam : ada mutiara darat dan mutiara laut. Dan yang pasti mutiara lat lebih mahal dari darat dan mutiara asli dari kerang yang bukan dikembang biakan juga lebih mahal dari kerang yang dikembangbiakan. Kualitasnya bisa diliat dari mengkilatnya….

4. Makanan dari Rumput Laut

5. Kaos kata-kata





Gili Nanggu,Lombok

19 09 2008

Selain pantai Senggigi yang sangat terkenal dan sudah mendunia, Lombok juga terkenal dengan Gili-Gilinya. Bukan Gili-GIli kalo di bahasa minang artinya dikitik-dikitik tetapi Gili dalam bahasa Lombok artinya adalah pulau atau nusa.

Yup, Gili-gili ini merupakan pulau-pulau kecil yang berada di lepas-lepas pantai pulau Lombok. Antara lain ada di lepas pantai bagian utara-barat, selatan-barat , utara-timur dan bagian selatan. Keunikan yang tidak bakal kita lupakan, Gili ini mempunyai panorama yang sangat aduhai dengan pasir putihnya dan air lautnya yang berwarna kehijauan dan pantai yang landai panorama bawah laut dengan ikan-ikan berwarna-warni. Salah satu Gili tersebut adalah Gili Nanggu yang terdapat diarah barat daya pulau Lombok. Gili Nanggu ini tadinya hanyalah sebuah private island yang kemudian dibuka untuk umum. Di barat daya ini GIli Nanggu berupa pulau terjauh dari kumpulan 3 pulau yang berdekatan. Pulau ini sangatlah kecil, untuk mengitarinya tidak cukup waktu sejam dengan topografi pantai ada yang berupa pasir dan ada berupa terumbu karang, sehingga pulau ini juga cocok untuk menikmati sunset maupun sunrise. Dan yang tidak harus dilewatkan adalah melihat ikan-ikan warna-warni dengan snorkeling, tidak usah takut untuk yang tidak bisa berenang, snorkeling cukup hanya beberapa meter dari pantai dengan kedalaman hanya sedalam dada orang dewasa dengan arus kecil.

Untuk mencapai pulau ini, kita cukup meyewa kapal motor yang berada di daratan Lombok -daerah sekotong-selatannya pel Lembar , dan ditempuh dalam waktu kurang lebih 20 menit. Dan sebelum menyeberang sebaiknya juga langsung menyewa peralatan snorkelingnya karena di pulau sewanya lebih mahal, sewa diseberang +/- 50 ribu sepaket-ditawar saja. Dan selama penyeberangan kita juga disuguhi panorama pulau Lombok yang juga ciamik dengan backgroun bukit-bukit tandus dan laut biru yang bening.

Untuk fasilitas di pulau ini sudah disediakan beberapa pondok dan tempat berlabuh kapal. Dan saat ini ada pihak swasta yang sedang membangun bungalow berupa resort di tengah pulaunya. O iya, setelah berenag juga tidak usah risau untuk showernya, shower yang tersedia juga sangat unik dengan desain yang tradisional-modern. Dan yang sangat membuat pulau ini nyaman tentunya terbebas dari pedagang asongan maupun warung-warung, sehingga privatisasi kita sangat terjaga, sehingga kita perlu membawa persediaan makan..hehehe…Dan selain itu pulau ini catuan listriknya hanya bergantung 3 tiga buah tenaga angin, sehingga kita juga tidak bakal mendengar suara bising dari perangkat elektronik. Yup, pulau ini sangat cocok sekali bagi mereka yang mendambakan suasana yang sangat hening dengan panorama yang aduhai.