Pusat oleh-oleh Balikpapan

30 09 2009

Berkunjung ke suatu kota belum lengkap dan belum bakal diakui oleh orang lain kalau kita belum berkunjung ke lokasi-lokasi yang terkenal di kota tersebut. Dan jika telah berkunjung ke lokasinya juga tidak bakal diakui oleh orang lain kalau belum membawa barang-barang yang unik dari kota tersebut, yup oleh-oleh tentunya.

Nach di kota Balikpapan ini, ada suatu lokasi tepatnya pasar yang khusus menjual oleh-oleh khas Balikpapan ataupun Kalimantan TImur pada umumnya dan malah Kalimantan kayaknya, karena saya sempat melihat batu-batu mulia dari Martapura ataupun kerajinan dari Getah Nyatu kalimantan Tengah. Selain barang-barang dari kota lain tersebut, disini tentu lebih banyak menyediakan barang-barang khas Kalimantan Timur tentunya seperti pakaian-pakaian serta pernak pernik Dayak Kalimantan TImur yang berciri khas berwarna cerah seperti kuning. O iya, tempat oleh-oleh ini namanya Pasar Kebun Sayur. Tapi jangan harap disini bisa ketemu dengan yang namanya bayam, kangkung ataupun kol, hehehehehehehe.

kbnsayur1

Yoi, Kebun Sayur ini hanya berupa nama daerah di Balikpapan dan lokasinya juga tidak jauh dari kota tepatnya ini berada dekat kota asal Balikpapan alias kota tuanya. Pasar ini sangat luas untuk ukuran pasar dan lumayan bersih dan tentunya sangat rame sehingga mencari tempat parkir sangat susah sekali.

kbnsayur2

Dan di pasar ini oleh-oleh yang dapat dicari adalah berupa sarung khas Samarinda, Amplang-makanan khas, Ukiran2 dayak, batu2 Martapura dan juga ada Lampit-tikar rotan.





Manisnya kota Pangkalan Bun, Kalteng

6 12 2008

Pangkalan Bun merupakan salah satu kota kabupaten tepatnya ibukota kabupaten Kotawaringin Barat di provinsi Kalteng tepatnya berada di bagian barat Kalteng dan juga diklaim sebagai kota pintu gerbang bagian baratnya Kalteng. Kota ini berjarak 10-12 jam perjalanan darat dari kota Palangkaraya.

pbu

Kota yang dijuluki kota Manis (Minat, Aman,Nikmat, Indah dan Segar)  ini dapat dijangkau via darat, udara maupun laut, jadi kota yang sudah dapat berdiri sendiri tanpa bergantung ke ibukota provnya di Palangkaraya. Untuk rute udara sendiri bisa melayani ke Jakarta maupun Semarang, begitu pula laut yang bisa langsung ke Semarang via pelabuhan Kumai. Dan memang kota ini sebenarnya berseberangan dengan kota Semarang di pulau Jawa jika ditarik garis tegak lurus ke Kalimantan.

Kota yang konturnya berbukit dan berlembah dan juga berada di pinggir sungai arut ini sangat rapi dalam tata kotanya. Jalanan yang telah dibagi 2 jalur juga ditunjang oleh pengaturan komplek perkantoran, perumahan dan pusat bisnis di lokasi-lokasi tertentu.

pbu3

Di kota ini juga terdapat cagar budaya berupa Istana Kuning-istana peninggalan kerajaan Kutaringin. Istana ini terdapat di tengah kota Pangkalan Bun tepatnya di daerah Radja dekat dengan daerah pasar.

pbu2

Selain istana ini kota ini juga menawarkan petualangan ke pusat penagkaran oran utan di Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Dan kota ini juga sebagai base untuk kantor-kantor perkebunan kelapa sawit yang di kabupaten ini sangat menjamur.

Dan dari kota ini, oleh-oleh yang sangat terkenal adalah batu kecubungnya. So silahkan nikmati manisnya Pangkalan Bun yang sedang berkembang ini. Dna menurut gw kota ini lebih prospek dibandingkan kota Palangkaraya untuk dijadikan kota bisnis.





Korean Village…a real of korea

22 10 2008

Setelah sebelumnya kita mengetahui secara garis besar bagaimana kehidupan korea itu via museum, nach sekarang kita bisa melihat secara langsung bagaimana aktivitas mereka di daerah aslinya, tepatnya kita bisa melihat itu semua seperti layaknya masy Lombok dengan Sasak Villagenya, maka korea juga punya Korean Village.

Korean Village berada di tengah kota, sehingga sangat gampang dicapai dari kota metropolis Seoul. Sehingga bagi mereka yang belum pernah tahu bagaimana kehidupan masyarakat aslinya bisa langsung berkunjung ke Korean Village ini. Areanya sangat luas, dan dibentuk benar-benar persis seperti perkampungan Korea asli, dan konon kabarnya Korean Village ini aslinya memang perkampungan asli yang memang dipertahankan sebagai cagar budayanya. Dan hanya saja penduduk aslinya yangmemang sudah tidak ada, tetapi di korean village masih tetap ada masyarakatnya yang diwakili oleh para aktor/aktris yang berperan sebagai penduduk asli dan digaji oleh dep pariwisatanya.

Di Korean Village ini kita bisa melihat bentuk rumah mereka yang atapnya terbuat dari jerami dan juga bisa masuk kedalam rumahnya yang unik dimana ruangannya ato tepatnya dibawah lantai ruangannya yang kayu tersebut terhubung ke dapur dimana disana ada semacam tungku sehingga jika dimusim dingin ruangan di kamar tetap hangat. Dan kamar laki-laki dan wanita terpisah. Dan jika suami istri ingin berhubungan maka istrinya harus masuk ke kamar laki-lakinya. Dan yang unik lagi diluar rumah digantung macam-macam hasil ladangnya seperti padi,gandum,jagung dan buah-buahan dan ada satu yang unik lagi ada gantungan tepatnya ukiran dari kayu yang menyerupai alat kelamin laki-laki alias p*ni* yang tidak hanya satu seperti gambar diatas yang konon kabarnya itu untuk mendapatkan anak laki-laki.

Dan di masyarakat korea ini anak laki-laki dipisah dengan anak perempuan, mereka hanya bisa ketemu kalo misalnya mereka udah nikah. Ini bisa dilihat dari permainan mereka yang terpisah antara permainan anak laki-laki dan anak perempuan dengan tempat yang berbeda pula tentunya.

Permainan anak cowok berupa tarian yang menawarkan akrobat-akrobat dengan tali yang panjang yang berada di topinya yang bisa berputar-putar, sedangkan yang cewek permainanannya lebih ekstrim.

Gw merasa permainan mereka ini serasa kebalik malah yang cewek yang ekstrim. Dan yang tak boleh dilewatkan satu lagi adalah ada sebuah kepercayaan dimana di kampung asli tersebut disediakan sebuah wadah seperti guci dan jika kita bisa memasukkan kayu sebesar telunjuk sepanjang satu meteran dari jarak 2-3 meter 5x berturut-turut maka semua keinginan ketika kita memasukkan kayu tersebut akan terkabul. So, jika sempat berkunjung ke Seoul, Korsel lokasi ini jangan sampai terlewatkan. Dan disini juga terdapat stan untuk mencari oleh-oleh, dan yang khas tentunya miniatur rumah korea.

ps : o iya, mohon dikoreksi jika ada info diatas yang keliru karena info diatas sesuai info dari tour guide gw.